Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » War » Israeli hostage freed by Hamas says ‘time is running out’ for captives as she describes harrowing conditions
War

Israeli hostage freed by Hamas says ‘time is running out’ for captives as she describes harrowing conditions

  • account_circle GB9
  • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
  • visibility 454
  • comment 0 komentar

She was led through a tunnel system, she said, and later recognized friends from her kibbutz and elsewhere as they gathered in a large room that appeared to have been “prepared in advance.”

Lifshitz’ daughter, Sharone Lifschitz, who spells her surname differently from her parents, accompanied her mother for the interview. Both said they were afraid that if hostages aren’t freed before the winter holidays end, global interest in their plight — and pressure on Hamas to release them — might wane.

“Hostage families feel strongly that this week is the most crucial week,” Sharone Lifschitz said. “If it doesn’t happen this week, then it is Christmas, and then the New Year, and most of them will be dead.”

Fears for the safety of the remaining captives have mounted after the extended cease-fire — a deal that saw the release of more than 100 hostages held in Gaza and 240 Palestinian prisoners held in Israeli jails — ended on Dec. 1.

On Sunday night, Israel released the names of 20 hostages it believes are dead, heightening concerns for the more than 130 it says are still held by Hamas.

‘I don’t know if he will be able to hold on’
Lifshitz said her 82-year-old husband, Oded, was injured in Hamas’ Oct. 7 ambush and is suffering from high blood pressure and lung disease. She fears he and other hostages with health conditions could die soon if they are not released.

“Oded suffered highs and lows in blood pressure, and he has a pre-existing lung illness, and I don’t know if he will be able to hold on over there,” she said. “The conditions over there, with no fresh air and after such a long period of time — I don’t know if there is enough oxygen over there for people with lung disease.”

Yocheved Lifshitz, 85, speaks to members of the media in Tel Aviv on Oct. 24, a day after being released by Hamas militants.

In a few instances, Lifshitz referred to her husband, a journalist and fellow peace activist, in the past tense, then caught herself.

“He was a brilliant journalist, very much appreciated,” she said. “He is still — I don’t want to say ‘was’ in the past tense.”

  • Penulis: GB9

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polri Pastikan Langkah Terukur dan Sesuai Aturan dalam Atasi Aksi Anarkis

    Polri Pastikan Langkah Terukur dan Sesuai Aturan dalam Atasi Aksi Anarkis

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle GB9
    • visibility 38
    • 0Komentar

      MDTNI Journalist – Jakarta – Kadiv Humas Polri Irjen. Pol. Sandi Nugroho menegaskan bahwa seluruh langkah yang diambil TNI dan Polri dalam menghadapi situasi terkini dilakukan secara terukur, profesional, dan sesuai dengan kewenangan serta peraturan yang berlaku. Hal ini disampaikan Irjen. Sandi sesuai arahan Bapak Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Sabtu (30/8/2025). Irjen. Sandi menjelaskan, arahan Presiden kepada Kapolri […]

  • Praktisi Hukum Rikha Permatasari Soroti Vonis Kompol Cosmas | PTDH Terlalu Berat dan Tak Proporsional

    Praktisi Hukum Rikha Permatasari Soroti Vonis Kompol Cosmas | PTDH Terlalu Berat dan Tak Proporsional

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle GB9
    • visibility 45
    • 0Komentar

    JAKARTA, MDTNI Journalist — Jumat (05/09/2025). Putusan sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri (KKEP) yang memberhentikan Kompol Cosmas Kaju Gae dengan tidak hormat (PTDH) menuai sorotan tajam dari kalangan praktisi hukum. Advokat Rikha Permatasari, S.H., M.H., C.Med., C.LO., menilai hukuman tersebut tidak proporsional dan harus dikaji ulang. Menurut Rikha, putusan PTDH ini bertentangan dengan prinsip hukum […]

  • Menggugat dengan Doa, Berjuang dengan Amal: Mahasiswa dan Pelajar Kalimantan Barat Gelar Istighosah dan Aksi Solidaritas di Bundaran Kubu Raya

    Menggugat dengan Doa, Berjuang dengan Amal: Mahasiswa dan Pelajar Kalimantan Barat Gelar Istighosah dan Aksi Solidaritas di Bundaran Kubu Raya

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle GB9
    • visibility 38
    • 0Komentar

      Kubu Raya, 4 September 2025. MDTNI Journalist  – Dalam semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap kondisi bangsa, gabungan elemen mahasiswa dan pelajar Kalimantan Barat menggelar aksi solidaritas, istighosah, dan doa bersama untuk keselamatan serta kemaslahatan bangsa Indonesia. Kegiatan ini diselenggarakan oleh BEM PTNU Kalbar bersama Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kubu Raya serta Ikatan […]

  • Antusiasme Warga Poris Plawad Sambut Gerakan Pangan Murah, Pemerintah dan Swasta Berkolaborasi Tekan Inflasi Kota Tangerang.

    Antusiasme Warga Poris Plawad Sambut Gerakan Pangan Murah, Pemerintah dan Swasta Berkolaborasi Tekan Inflasi Kota Tangerang.

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle GB9
    • visibility 36
    • 0Komentar

      TANGERANG, 2 September 2025. MDTNI Journalist – Gerakan Pangan Murah (GPM) kembali digelar di Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Provinsi Banten, Selasa (2/9/2025). Kegiatan ini disambut antusias warga yang sejak pagi memadati lokasi untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Lurah Poris Plawad, Titin Hartini, menjelaskan bahwa pelaksanaan GPM ini merupakan tindak lanjut dari pasar […]

  • Marmoyo Community, Garda Terdepan Toleransi | Komitmen Kuat Jaga Kebebasan Beribadah di Surabaya

    Marmoyo Community, Garda Terdepan Toleransi | Komitmen Kuat Jaga Kebebasan Beribadah di Surabaya

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle GB9
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Surabaya, MDTNI Journalist – Minggu (31/08/2025). Semangat toleransi dan kebersamaan umat beragama kembali membara di Surabaya, Kota Pahlawan. Momen perayaan Pesta Tahun Transformasi 2025 yang digelar oleh HKBP Distrik XVII Indonesia Bagian Timur di Auditorium Politeknik Pelayaran menjadi saksi bisu komitmen kuat dari Marmoyo Community untuk menjadi garda terdepan penjaga kerukunan. Acara yang dipenuhi suasana khidmat […]

  • Setelah Polres, Giliran DPRD Lamongan Diserbu Mahasiswa: Tuntut Keadilan dan Empati

    Setelah Polres, Giliran DPRD Lamongan Diserbu Mahasiswa: Tuntut Keadilan dan Empati

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle GB9
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Lamongan, MDTNI Journalist — Senin (01/09/2025). Gelombang demonstrasi di Kabupaten Lamongan terus berlanjut. Setelah mendatangi Mapolres Lamongan, Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Joko Tingkir bergerak menuju gedung DPRD Kabupaten Lamongan. Mereka membawa tuntutan yang berfokus pada kebijakan yang dianggap tidak pro-rakyat dan mengabaikan kondisi ekonomi yang kian sulit. Dalam orasinya, koordinator aksi menyampaikan empat poin utama. […]

expand_less