Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » War » Israeli hostage freed by Hamas says ‘time is running out’ for captives as she describes harrowing conditions
War

Israeli hostage freed by Hamas says ‘time is running out’ for captives as she describes harrowing conditions

  • account_circle GB9
  • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
  • visibility 429
  • comment 0 komentar

She was led through a tunnel system, she said, and later recognized friends from her kibbutz and elsewhere as they gathered in a large room that appeared to have been “prepared in advance.”

Lifshitz’ daughter, Sharone Lifschitz, who spells her surname differently from her parents, accompanied her mother for the interview. Both said they were afraid that if hostages aren’t freed before the winter holidays end, global interest in their plight — and pressure on Hamas to release them — might wane.

“Hostage families feel strongly that this week is the most crucial week,” Sharone Lifschitz said. “If it doesn’t happen this week, then it is Christmas, and then the New Year, and most of them will be dead.”

Fears for the safety of the remaining captives have mounted after the extended cease-fire — a deal that saw the release of more than 100 hostages held in Gaza and 240 Palestinian prisoners held in Israeli jails — ended on Dec. 1.

On Sunday night, Israel released the names of 20 hostages it believes are dead, heightening concerns for the more than 130 it says are still held by Hamas.

‘I don’t know if he will be able to hold on’
Lifshitz said her 82-year-old husband, Oded, was injured in Hamas’ Oct. 7 ambush and is suffering from high blood pressure and lung disease. She fears he and other hostages with health conditions could die soon if they are not released.

“Oded suffered highs and lows in blood pressure, and he has a pre-existing lung illness, and I don’t know if he will be able to hold on over there,” she said. “The conditions over there, with no fresh air and after such a long period of time — I don’t know if there is enough oxygen over there for people with lung disease.”

Yocheved Lifshitz, 85, speaks to members of the media in Tel Aviv on Oct. 24, a day after being released by Hamas militants.

In a few instances, Lifshitz referred to her husband, a journalist and fellow peace activist, in the past tense, then caught herself.

“He was a brilliant journalist, very much appreciated,” she said. “He is still — I don’t want to say ‘was’ in the past tense.”

  • Penulis: GB9

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PWR dan Kodim 0720 Rembang Perkuat Kemitraan Strategis, Jalin Sinergi Jaga Informasi Publik

    PWR dan Kodim 0720 Rembang Perkuat Kemitraan Strategis, Jalin Sinergi Jaga Informasi Publik

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle GB9
    • visibility 27
    • 0Komentar

    REMBANG, MDTNI Journalist — Hubungan antara jurnalis dan aparat keamanan di Rembang semakin erat. Hal ini dibuktikan dengan kunjungan silaturahmi yang penuh kehangatan dari Persatuan Wartawan Rembang (PWR) ke Markas Kodim 0720 Rembang pada Kamis, 4 September 2025. Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang tatap muka, tetapi juga sebuah komitmen untuk memperkuat sinergi dalam mengalirkan informasi […]

  • PNIB Kritik Penanganan Kerusuhan, Tekankan Dialog Bersama Rakyat untuk Pulihkan Kepercayaan dan Jaga Persatuan Bangsa.

    PNIB Kritik Penanganan Kerusuhan, Tekankan Dialog Bersama Rakyat untuk Pulihkan Kepercayaan dan Jaga Persatuan Bangsa.

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle GB9
    • visibility 28
    • 0Komentar

      Jombang, 1 September 2025. MDTNI Journalist – Situasi kerusuhan di berbagai daerah belakangan ini dinilai sangat memprihatinkan. Sesama anak bangsa saling menyerang, marah, dan menjatuhkan akibat provokasi kepentingan politik maupun sosial. Memanasnya situasi yang berujung pada aksi kerusuhan nasional harus segera diakhiri demi kepentingan bangsa ke depan. Hal tersebut ditegaskan Ketua Umum Ormas Pejuang Nusantara Indonesia […]

  • Pertemuan Skala Besar Polda Jatim dengan MADAS dan Puluhan LSM Jadi Momentum Perkuat Keamanan dan Ketertiban Jawa Timur.

    Pertemuan Skala Besar Polda Jatim dengan MADAS dan Puluhan LSM Jadi Momentum Perkuat Keamanan dan Ketertiban Jawa Timur.

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle GB9
    • visibility 25
    • 0Komentar

      Surabaya, 2 September 2025. MDTNI Journalist  – Polda Jawa Timur bersama Madas serta 35 LSM lainnya menggelar pertemuan skala besar guna memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Jawa Timur, khususnya Kota Surabaya. Pertemuan yang berlangsung di Mapolda Jatim ini dihadiri sekitar 1.620 anggota LSM se-Surabaya, serta pejabat penting di antaranya Gubernur Jawa Timur, Kapolda […]

  • PNIB Menyikapi Kerusuhan Nasional: Aparat Wajib Tegas Namun Humanis, Tokoh Agama dan Masyarakat Harus Turun Meredakan Massa.

    PNIB Menyikapi Kerusuhan Nasional: Aparat Wajib Tegas Namun Humanis, Tokoh Agama dan Masyarakat Harus Turun Meredakan Massa.

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle GB9
    • visibility 27
    • 0Komentar

      Jombang, 4 September 2025. MDTNI Journalist – Situasi kerusuhan yang melanda berbagai daerah akhir-akhir ini dinilai memprihatinkan. Aksi saling serang antar sesama anak bangsa akibat provokasi kepentingan dinilai telah mengancam persatuan dan masa depan Indonesia. Hal itu disampaikan Ketua Umum Ormas lintas agama, budaya, dan suku Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB), AR Waluyo Wasis Nugroho (Gus Wal), saat […]

  • Menyikapi Kondisi Bangsa, PWI – LS Menggelar Ziarah Kubro dan Do’a Bersama di Makam Sunan Bonang Tuban

    Menyikapi Kondisi Bangsa, PWI – LS Menggelar Ziarah Kubro dan Do’a Bersama di Makam Sunan Bonang Tuban

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle GB9
    • visibility 27
    • 0Komentar

       MDTNI Journalist – Tuban, Perjuangan Wali Songo – Laskar Sabilillah ( PWI – LS ) melaksanakan Ziarah Kubro dan Doa Bersama yang dipusatkan di makam Sunan Bonang Kab. Tuban pada Minggu (31-08-2025). Acara diikuti seluruh jajaran pengurus dan simpatisan PWI-LS se Jawa Timur. Ribuan simpatisan PWI-LS melakukan aksi jalan kaki dari Kantor Cabang NU Tuban menuju makam Sunan Bonang sebagai tempat acara. Ketua PWI-LS […]

  • DPC PKB Lamongan Gelar Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa

    DPC PKB Lamongan Gelar Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle GB9
    • visibility 22
    • 0Komentar

      MDTNI Journalist – Lamongan, 30 Agustus 2025 – Menghadapi situasi sosial, ekonomi, dan politik Indonesia yang semakin dinamis dan penuh tantangan, DPC PKB Lamongan mengambil langkah konkret dengan menggelar Doa Bersama selama tiga hari (30 Agustus – 1 September 2025). Kegiatan ini digelar di kantor DPC PKB Lamongan dan beberapa pondok pesantren di Lamongan sebagai bentuk komitmen bersama #AyoJagaIndonesia […]

expand_less