Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH,Direktur Media,POLRI,VIRAL » Praktisi Hukum Rikha Permatasari Soroti Vonis Kompol Cosmas | PTDH Terlalu Berat dan Tak Proporsional

Praktisi Hukum Rikha Permatasari Soroti Vonis Kompol Cosmas | PTDH Terlalu Berat dan Tak Proporsional

  • account_circle GB9
  • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
  • visibility 19
  • comment 0 komentar

 Putusan sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri  Praktisi Hukum Rikha Permatasari Soroti Vonis Kompol Cosmas | PTDH Terlalu Berat dan Tak Proporsional

JAKARTA, MDTNI Journalist — Jumat (05/09/2025). Putusan sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri (KKEP) yang memberhentikan Kompol Cosmas Kaju Gae dengan tidak hormat (PTDH) menuai sorotan tajam dari kalangan praktisi hukum. Advokat Rikha Permatasari, S.H., M.H., C.Med., C.LO., menilai hukuman tersebut tidak proporsional dan harus dikaji ulang.
Menurut Rikha, putusan PTDH ini bertentangan dengan prinsip hukum yang mengedepankan pertanggungjawaban individual. Ia menegaskan, Kompol Cosmas terbukti hanya sebagai penumpang, bukan pengemudi, dalam kendaraan taktis saat insiden terjadi.
“Vonis PTDH ini tidak mencerminkan asas proporsionalitas. Dalam hukum, seseorang hanya dapat dimintai pertanggungjawaban atas perbuatannya sendiri, bukan karena posisi jabatan semata,” ujar Rikha.
 Putusan sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri  Praktisi Hukum Rikha Permatasari Soroti Vonis Kompol Cosmas | PTDH Terlalu Berat dan Tak Proporsional

Ia merujuk pada beberapa landasan hukum, termasuk Pasal 55 KUHP yang membatasi pertanggungjawaban pidana pada pelaku, penyuruh, atau yang turut serta. Selain itu, Rikha juga menyinggung Peraturan Polri No. 7 Tahun 2022 yang mewajibkan pertimbangan asas proporsionalitas, serta menyatakan bahwa PTDH hanya dapat dijatuhkan jika ada unsur kesengajaan serius.
Sebagai langkah hukum, Rikha menyarankan Kompol Cosmas untuk menempuh jalur banding administratif melalui Komisi Banding KKEP Polri. Jika upaya tersebut gagal, jalur Peradilan Tata Usaha Negara (PTUN) juga bisa menjadi opsi. Hal ini sesuai dengan hak setiap anggota Polri untuk menggugat keputusan administratif yang merugikan.
“Kami mendorong agar sanksi diganti menjadi lebih proporsional, seperti demosi atau mutasi, sehingga beliau tetap dapat mengabdi untuk institusi Polri dan negara,” tegasnya. Rikha menegaskan bahwa keadilan harus dilihat dari niat, perbuatan, dan proporsionalitas, bukan semata-mata dari akibat tragis yang terjadi. Ia menambahkan, dukungan hukum dan moral akan terus diberikan kepada Kompol Cosmas.
(Red/Yan)
Editor: Adytia Damar
  • Penulis: GB9

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tragedi di Malam Maulid | Siswa SMP Tersengat Listrik di Masjid Nurul Islam Tanggulangin

    Tragedi di Malam Maulid | Siswa SMP Tersengat Listrik di Masjid Nurul Islam Tanggulangin

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle GB9
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Tanggulangin, MDTNI Journalist — Kamis (04/09/2025). Malam peringatan Maulid Nabi di Masjid Nurul Islam, Kaving Ketegan, Tanggulangin, berubah menjadi tragedi. Seorang siswa kelas 3 SMP harus dilarikan ke rumah sakit setelah tersengat listrik. Insiden nahas ini terjadi setelah acara usai, saat korban tanpa sengaja menginjak kabel listrik yang diduga tidak terpasang dengan aman. Menurut saksi mata, […]

  • Marmoyo Community, Garda Terdepan Toleransi | Komitmen Kuat Jaga Kebebasan Beribadah di Surabaya

    Marmoyo Community, Garda Terdepan Toleransi | Komitmen Kuat Jaga Kebebasan Beribadah di Surabaya

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle GB9
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Surabaya, MDTNI Journalist – Minggu (31/08/2025). Semangat toleransi dan kebersamaan umat beragama kembali membara di Surabaya, Kota Pahlawan. Momen perayaan Pesta Tahun Transformasi 2025 yang digelar oleh HKBP Distrik XVII Indonesia Bagian Timur di Auditorium Politeknik Pelayaran menjadi saksi bisu komitmen kuat dari Marmoyo Community untuk menjadi garda terdepan penjaga kerukunan. Acara yang dipenuhi suasana khidmat […]

  • Setelah Polres, Giliran DPRD Lamongan Diserbu Mahasiswa: Tuntut Keadilan dan Empati

    Setelah Polres, Giliran DPRD Lamongan Diserbu Mahasiswa: Tuntut Keadilan dan Empati

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle GB9
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Lamongan, MDTNI Journalist — Senin (01/09/2025). Gelombang demonstrasi di Kabupaten Lamongan terus berlanjut. Setelah mendatangi Mapolres Lamongan, Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Joko Tingkir bergerak menuju gedung DPRD Kabupaten Lamongan. Mereka membawa tuntutan yang berfokus pada kebijakan yang dianggap tidak pro-rakyat dan mengabaikan kondisi ekonomi yang kian sulit. Dalam orasinya, koordinator aksi menyampaikan empat poin utama. […]

  • Wakapolres Tanjung Perak – Polsek Kenjeran Jogo Suroboyo, Madas Kenjeran Siap Dukung TNI-POLRI

    Wakapolres Tanjung Perak – Polsek Kenjeran Jogo Suroboyo, Madas Kenjeran Siap Dukung TNI-POLRI

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle GB9
    • visibility 16
    • 0Komentar

      MDTNI Journalist – Surabaya – Wakapolres Tanjung Perak berkunjung Ke Polsek Kenjeran di Sambut dengan Hangat Oleh Kapolsek Yuyus Andrias beserta Jajarannya dan Organisasi Masyarakat Madas Kenjeran.  Dalam Kunjungannya Wakapolres Anindita menyatakan sikap komitmen untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat (Kamtibmas) dan kondusifitas di Surabaya. Kami juga menghimbau kepada warga Surabaya, agar jaga diri […]

  • Desa Gubug Viral, Dikepung Tempat Karaoke dan Kos-kosan “Plus-plus”

    Desa Gubug Viral, Dikepung Tempat Karaoke dan Kos-kosan “Plus-plus”

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle GB9
    • visibility 17
    • 0Komentar

      MDTNI Journalist – Grobogan, Desa Gubug, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, yang sebelumnya dikenal sebagai desa layak anak, kini ramai jadi sorotan publik. Pasalnya, desa yang memiliki citra religius itu disebut-sebut dikepung tempat karaoke malam dan kos-kosan “plus-plus” yang disewakan secara jam-jaman. Fenomena ini memicu keresahan warga karena dikhawatirkan merusak moral generasi muda sekaligus mencoreng nama desa yang sejak lama identik dengan ulama dan […]

  • Samuel bersama Gus Kholik Ajak Seluruh Masyarakat Menjaga Situasi Surabaya Tetap Kondusif dan Damai

    Samuel bersama Gus Kholik Ajak Seluruh Masyarakat Menjaga Situasi Surabaya Tetap Kondusif dan Damai

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle GB9
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Surabaya, MDTNI Journalist – Kota Pahlawan yang dikenal dengan semangat perjuangannya, kembali diuji menjelang potensi aksi demonstrasi. Dalam momen krusial ini, tokoh masyarakat dan agama mengambil peran penting. Ketua Partai Perindo Kota Surabaya, Samuel Teguh Santoso, bersama tokoh spiritual Gus Kholik, menyerukan imbauan bersama untuk menjaga stabilitas dan kerukunan. Seruan ini muncul sebagai respons proaktif terhadap […]

expand_less